A. Rusaknya rakitan sekrup dan ujung sekrup:Penyebab utamanya adalah suhu bahan yang tidak mencukupi atau penguraian bahan baku plastik.
B. Bocornya lem pada nosel
Kepala berbentuk R berubah bentuk, menyebabkan kepala nosel berbentuk R tidak sesuai dengan kepala cetakan berbentuk R dan mengakibatkan kebocoran lem.
Benang nosel berubah bentuk, menyebabkan nosel tidak dikencangkan dengan benar atau permukaan ujung nosel berlekuk, dan flensa retak.
C. Ketidakstabilan dalam injeksi lem:
Cincin periksa retak, menyebabkan permukaan penyegelan cincin satu arah dan cincin periksa berubah bentuk.
Permukaan perapat check ring dan non-return ring sudah aus dan terkorosi.
Lubang bagian dalam tabung material menjadi lebih besar dan menjadi aus.
D. Dengan bintik hitam dan garis kuning:Hal ini disebabkan oleh keausan pada ujung ulir atau akibat panas gesekan yang ditimbulkan oleh pipa bahan ulir dan panas geser.
E. Sekrup tidak dibersihkan dengan benar dan tidak mengeluarkan material:Sekrup pipa material sudah sangat aus.
F. Waktu penyimpanan bervariasi:bahan bakunya cenderung saling menempel sehingga sulit untuk dibongkar, dan desain pelabuhan bongkar yang tidak sesuai.